Teorema Naimark
Teorema Naimark adalah fakta fundamental tentang pengukuran. Ini menyatakan bahwa setiap pengukuran umum dapat diimplementasikan dengan cara sederhana yang mengingatkan pada representasi Stinespring dari saluran:
- Sistem yang akan diukur pertama kali digabungkan dengan sistem ruang kerja yang diinisialisasi, membentuk sistem gabungan.
- Operasi uniter kemudian dilakukan pada sistem gabungan.
- Akhirnya, sistem ruang kerja diukur terhadap pengukuran basis standar, menghasilkan hasil dari pengukuran umum asli.
Pernyataan dan bukti teorema
Misalkan adalah sistem dan misalkan adalah koleksi matriks semidefinit positif yang memenuhi
yang artinya mereka mendeskripsikan pengukuran dari Juga misalkan adalah sistem yang himpunan keadaan klasiknya adalah yang merupakan himpunan kemungkinan hasil dari pengukuran ini.
Teorema Naimark menyatakan bahwa ada operasi uniter pada sistem gabungan sehingga implementasi yang disarankan oleh gambar berikut menghasilkan hasil pengukuran yang sesuai dengan pengukuran yang diberikan artinya probabilitas untuk kemungkinan hasil pengukuran yang berbeda persis sesuai.
Untuk lebih jelasnya, sistem dimulai dalam beberapa keadaan arbitrer sementara diinisialisasi ke keadaan Operasi uniter diterapkan ke dan kemudian sistem diukur dengan pengukuran basis standar, menghasilkan beberapa hasil
Sistem digambarkan sebagai bagian dari output sirkuit, tetapi untuk saat ini kita tidak akan mempermasalahkan keadaan setelah dilakukan, dan bisa membayangkan bahwa itu di-trace out. Kita akan tertarik pada keadaan setelah dilakukan nanti dalam pelajaran.
Implementasi pengukuran dengan cara ini jelas mengingatkan pada representasi Stinespring dari saluran, dan dasar matematisnya serupa. Perbedaannya di sini adalah bahwa sistem ruang kerja diukur daripada di-trace out seperti dalam kasus representasi Stinespring.
Fakta bahwa setiap pengukuran dapat diimplementasikan dengan cara ini cukup mudah dibuktikan, tetapi kita perlu fakta tentang matriks semidefinit positif terlebih dahulu.
Salah satu cara untuk menemukan akar kuadrat dari matriks semidefinit positif adalah dengan pertama-tama menghitung dekomposisi spektral.
Karena bersifat semidefinit positif, eigenvaluenya harus berupa bilangan real non-negatif, dan dengan menggantikannya dengan akar kuadratnya kita mendapatkan ekspresi untuk akar kuadrat
Dengan konsep ini di tangan, kita siap membuktikan teorema Naimark. Dengan asumsi bahwa memiliki keadaan klasik, operasi uniter pada pasangan dapat direpresentasikan oleh matriks , yang bisa kita lihat sebagai matriks blok yang bloknya berukuran Kunci pembuktian adalah mengambil sebagai matriks uniter manapun yang cocok dengan pola berikut.
Agar mungkin mengisi blok-blok yang ditandai dengan tanda tanya sehingga uniter, syarat yang diperlukan dan cukup adalah bahwa kolom pertama, yang dibentuk oleh blok bersifat ortonormal. Kita kemudian bisa menggunakan proses ortonormalisasi Gram-Schmidt untuk mengisi kolom-kolom yang tersisa, seperti yang kita temui dalam pelajaran sebelumnya.
kolom pertama dari dapat dinyatakan sebagai vektor dengan cara berikut, di mana mengacu pada nomor kolom mulai dari
Kita bisa menghitung hasil kali dalam antara dua di antaranya sebagai berikut.
Ini menunjukkan bahwa kolom-kolom ini sebenarnya bersifat ortonormal, sehingga kita bisa mengisi kolom-kolom yang tersisa dari dengan cara yang menjamin seluruh matriks adalah uniter.
Yang tersisa adalah memeriksa bahwa probabilitas hasil pengukuran untuk simulasi konsisten dengan pengukuran aslinya. Untuk keadaan awal dari pengukuran yang dijelaskan oleh koleksi menghasilkan setiap hasil dengan probabilitas
Untuk mendapatkan probabilitas hasil untuk simulasi, mari kita beri nama untuk keadaan setelah dilakukan. Keadaan ini dapat dinyatakan sebagai berikut.
Setara, dalam bentuk matriks blok, kita memiliki persamaan berikut.