Sekarang kita akan beralih ke cara kerja matriks densitas untuk sistem ganda, termasuk contoh berbagai jenis korelasi yang bisa mereka ekspresikan dan bagaimana mereka bisa digunakan untuk mendeskripsikan state dari bagian-bagian terisolasi dari sistem majemuk.
Matriks densitas bisa merepresentasikan state dari beberapa sistem dengan cara yang analog dengan vektor state dalam formulasi sederhana informasi kuantum, mengikuti ide dasar yang sama bahwa beberapa sistem bisa dipandang seolah-olah merupakan sistem tunggal yang majemuk.
Dalam istilah matematis, baris dan kolom dari matriks densitas yang merepresentasikan state dari beberapa sistem diletakkan berkorespondensi dengan produk Cartesian dari himpunan state klasik dari masing-masing sistem.
Sebagai contoh, ingat kembali representasi vektor state dari empat Bell state.
Serupa dengan apa yang kita miliki untuk vektor state, produk tensor dari matriks densitas merepresentasikan kebebasan (independence) antara state dari beberapa sistem.
Misalnya, jika X disiapkan dalam state yang direpresentasikan oleh matriks densitas Ο dan Y secara independen disiapkan dalam state yang direpresentasikan oleh Ο, maka matriks densitas yang mendeskripsikan state dari (X,Y) adalah produk tensor ΟβΟ.
Terminologi yang sama digunakan di sini seperti dalam formulasi sederhana informasi kuantum: state-state dalam bentuk ini disebut sebagai product states.
State yang tidak bisa diekspresikan sebagai product states merepresentasikan korelasi antara sistem-sistem.
Sebenarnya, ada berbagai jenis korelasi yang bisa direpresentasikan oleh matriks densitas.
Berikut beberapa contohnya.
State klasik berkorelasi.
Misalnya, kita bisa mengekspresikan situasi di mana Alice dan Bob berbagi bit acak seperti ini:
Ensembel state kuantum.
Misalkan kita punya m matriks densitas Ο0β,β¦,Οmβ1β, yang semuanya merepresentasikan state dari suatu sistem X, dan kita secara acak memilih salah satu state tersebut sesuai dengan vektor probabilitas (p0β,β¦,pmβ1β). Proses seperti ini direpresentasikan oleh sebuah ensembel state, yang mencakup spesifikasi matriks densitas Ο0β,β¦,Οmβ1β, serta probabilitas (p0β,β¦,pmβ1β). Kita bisa mengaitkan ensembel state dengan satu matriks densitas tunggal, yang mendeskripsikan baik pilihan acak k maupun matriks densitas yang sesuai Οkβ, seperti ini:
Untuk jelasnya, ini adalah state dari pasangan (Y,X) di mana Y merepresentasikan pemilihan klasik dari k β jadi kita mengasumsikan himpunan state klasiknya adalah {0,β¦,mβ1}. State-state dalam bentuk ini kadang disebut state klasik-kuantum.
State separabel. Kita bisa membayangkan situasi di mana ada korelasi klasik di antara state kuantum dari dua sistem seperti ini:
k=0βmβ1βpkβΟkββΟkβ.
Artinya, untuk setiap k dari 0 hingga mβ1, dengan probabilitas pkβ sistem di sebelah kiri berada dalam state Οkβ dan sistem di sebelah kanan berada dalam state Οkβ. State-state seperti ini disebut state separabel. Konsep ini juga bisa diperluas ke lebih dari dua sistem.
State terjalin (entangled). Tidak semua state dari pasangan sistem bersifat separabel. Dalam formulasi umum informasi kuantum, begitulah entanglement didefinisikan: state yang tidak separabel dikatakan terjalin (entangled).
Ada hal sederhana namun penting yang bisa kita lakukan dengan matriks densitas dalam konteks sistem ganda, yaitu mendeskripsikan state yang kita peroleh dengan mengabaikan sebagian sistem.
Ketika beberapa sistem berada dalam state kuantum dan kita membuang atau memilih untuk mengabaikan satu atau lebih sistem,
state dari sistem-sistem yang tersisa disebut state tereduksi dari sistem-sistem tersebut.
Deskripsi matriks densitas dari state tereduksi mudah diperoleh melalui suatu pemetaan, yang dikenal sebagai partial trace, dari matriks densitas yang mendeskripsikan state keseluruhan.
Kita bisa membayangkan Alice memegang qubit A dan Bob memegang B, yang artinya mereka bersama-sama berbagi sebuah e-bit.
Kita ingin memiliki deskripsi matriks densitas dari qubit Alice A secara terpisah, seolah-olah Bob memutuskan untuk membawa Qubitnya dan pergi ke bintang-bintang, tak pernah terlihat lagi.
Pertama mari kita pikirkan apa yang akan terjadi jika Bob memutuskan di suatu tempat dalam perjalanannya untuk mengukur Qubitnya dengan pengukuran basis standar.
Jika dia melakukannya, dia akan memperoleh hasil 0 dengan probabilitas
Artinya, qubit Alice berada dalam state campuran sempurna (completely mixed state).
Untuk jelasnya, deskripsi state qubit Alice secara terpisah yang baru saja kita peroleh tidak menyertakan hasil pengukuran Bob; kita mengabaikan Bob sepenuhnya.
Sekarang, mungkin terasa seolah deskripsi matriks densitas dari qubit Alice secara terpisah yang baru saja kita peroleh bergantung pada asumsi bahwa Bob telah mengukur Qubitnya, tetapi sebenarnya tidak begitu.
Yang kita lakukan adalah menggunakan kemungkinan Bob mengukur Qubitnya untuk berargumen bahwa state campuran sempurna muncul sebagai state qubit Alice, berdasarkan apa yang sudah kita pelajari.
Tentu saja, tidak ada yang mengharuskan Bob mengukur Qubitnya β tetapi tidak ada yang mengatakan dia tidak melakukannya.
Dan jika dia berada bertahun-tahun cahaya jauhnya, maka apapun yang dia lakukan atau tidak lakukan tidak mungkin mempengaruhi state qubit Alice yang dipandang secara terpisah.
Artinya, deskripsi yang kita peroleh untuk state qubit Alice adalah satu-satunya deskripsi yang konsisten dengan ketidakmungkinan komunikasi lebih cepat dari cahaya.
Kita juga bisa mempertimbangkan state dari qubit Bob B, yang kebetulan juga merupakan state campuran sempurna.
Memang, untuk keempat Bell state kita temukan bahwa state tereduksi dari qubit Alice maupun qubit Bob adalah state campuran sempurna.
State tereduksi untuk vektor state kuantum umumβ
Rumus ini pasti berlaku, cukup dengan linearitas bersama fakta bahwa setiap matriks densitas dapat ditulis sebagai kombinasi konveks dari keadaan murni.
Operasi yang dilakukan pada Ο untuk mendapatkan ΟAβ dalam persamaan ini dikenal sebagai partial trace, dan lebih tepatnya kita katakan bahwa partial trace dilakukan pada B, atau bahwa Bdi-trace out.
Operasi ini dinotasikan TrBβ, sehingga kita bisa menulis
Ini memberikan kita deskripsi matriks densitas ΟBβ dari keadaan B secara terpisah alih-alih A.
Untuk merangkum, jika (A,B) adalah sembarang pasangan sistem dan kita punya matriks densitas Ο yang mendeskripsikan keadaan (A,B),keadaan tereduksi dari sistem A dan B adalah sebagai berikut.
Jika Ο adalah matriks densitas, maka ΟAβ dan ΟBβ juga pasti akan menjadi matriks densitas.
Konsep-konsep ini dapat digeneralisasi ke jumlah sistem berapa pun sebagai pengganti dua sistem dengan cara yang alami.
Secara umum, kita bisa meletakkan nama sistem apa pun yang kita pilih di subscript matriks densitas Ο untuk mendeskripsikan keadaan tereduksi hanya dari sistem-sistem tersebut.
Misalnya, jika A,B, dan C adalah sistem dan Ο adalah matriks densitas yang mendeskripsikan keadaan (A,B,C), maka kita dapat mendefinisikan
Cara alternatif untuk mendeskripsikan pemetaan partial trace TrAβ dan TrBβ adalah bahwa keduanya merupakan pemetaan linear unik yang memenuhi rumus
TrAβ(MβN)TrBβ(MβN)β=Tr(M)N=Tr(N)M.β
Dalam rumus-rumus ini, N dan M adalah matriks persegi berukuran yang sesuai:
baris dan kolom dari M berkorespondensi dengan keadaan klasik A dan baris dan kolom dari N berkorespondensi dengan keadaan klasik B.
Karakterisasi partial trace ini bukan hanya fundamental dari sudut pandang matematika, tetapi juga memungkinkan perhitungan cepat dalam beberapa situasi.
Sebagai contoh, pertimbangkan keadaan pasangan qubit (A,B) ini.
Partial trace juga dapat dideskripsikan secara eksplisit dalam bentuk matriks.
Di sini kita akan melakukan ini hanya untuk dua qubit, tetapi ini juga bisa digeneralisasi ke sistem yang lebih besar.
Anggap kita punya dua qubit (A,B), sehingga setiap matriks densitas yang mendeskripsikan keadaan dua qubit ini dapat ditulis sebagai